Selasa, 14 Desember 2010

Kelud & Merapi, Gunung Teraktif di Indonesia


Aktivitas gunung merapi dilihat dari Turgo, Sleman.
Geografi Indonesia didominasi gunung berapi yang terbentuk akibat zona subduksi antara lempeng Eurasia dan Indo-Australia.

Beberapa gunung berapi di nusantara, terkenal karena letusan dahsyatnya. Misalnya, Krakatau yang menciptakan efek global pada 1883.

Ada juga Danau Toba, yang dikenal dunia adalah hasil letusan supervulkanik yang diperkirakan terjadi 74.000 tahun lalu -- ini dianggap bertanggung jawab atas terjadinya musim dingin vulkanik selama beberapa tahun. Juga Tambora pada 1815, yang kekuatannya tercatat paling besar sepanjang sejarah.

Dan hanya beberapa hari lalu, Gunung Sinabung -- gunung yang tertidur lebih dari 400 tahun tiba-tiba menggeliat dan meletus.

Gunung berapi di Indonesia adalah bagian dari Pasific Ring of Fire atau cincin api Pasifik. Ada sekitar 150 sumber vulkanik yang telah diketahui.

Sebagian besar berada di Sunda Arch, atau busur Sunda (meliputi Sumatera dan Jawa). Gunung berapi yang tersisa berada di Halmahera -- termasuk pulau-pulau vulkanik di sekitarnya. Juga gunung-gunung berapi di Sulawesi dan Kepulauan Sangihe. Kelompok terakhir ini berada dalam satu busur vulkanik dengan gunung berapi Filipina.

Gunung berapi Indonesia yang paling aktif adalah Kelud dan Merapi di Pulau Jawa yang telah bertanggung jawab atas ribuan kematian di wilayah ini.

Sejak tahun 1.000 Masehi, Kelud telah meletus lebih dari 30 kali. Sementara Merapi telah meletus lebih dari 80 kali.

Sementara untuk Gunung Sinabung -- yang membuat para ilmuwan yang awalnya lengah bersiaga dan terus memonitor gunung ini -- telah dua kali meletus. Letusan yang lebih kuat terjadi 30 Agustus 2010 lalu, memuntahkan abu dan asap ke udara.

Indonesia rentan terhadap gempa bumi, letusan gunung berapi, dan juga tsunami.

Ini membuat Indonesia dianggap lokasi yang berbahaya. Meskipun, keindahan alam akibat aktivitsa tektonik sangat luar biasa.

Kabar baiknya, Indonesia memiliki sumber daya panas bumi yang  semakin signifikan sumber energi terbarukan

Sebagai hasil dari geologi vulkanik, Indonesia memiliki sekitar 40 persen dari potensi sumber daya panas bumi dunia.
Dua gunung tersebut bertanggung jawab atas ribuan kematian di wilayah sekitarnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar